Jreng jreng… curhat time… di kantor bukannya kerja malah nulis blog.
Kemarin, kita telponan, ya, hal itu cukup membuat saya senang dan membuat pipi saya pegel karena kebanyakan tertawa. Terima kasih telah membuatku tertawa. Namun, lagi-lagi perasaan ini datang lagi, ku meragukanmu, aku ragu kalau kamu memiliki suatu perasaan yang khusus buatku. Lagi-lagi aku takut berharap padamu. Ya Allah… yang mengetahui apapun, saya tahu Engkau pasti mengerti apa yang sedang kurasakan sekarang ini. Saya akui kondisi keimanan saya juga lagi buruk, aku ingin mendekat kepadamu Ya Allah… karena hanya Engkaulah yang mampu memberikan ketenangan jiwa ini.
Ya Allah… apa yang harus kulakukan? Seringkali aku merasa lelah untuk mengejarnya dan kemudian menyerah. Seperti biasa, aku menangis saat itu, karena berusaha mengikhlaskan harapanku yang telah ada dari kecil.
15
Aug
11
Kau Membuatku Ragu
Advertisement
Ciiieee.. Tektekdes..
jreng jreng awakmu i Ya…