Teringat dari pesan bapak saya terkait cara menjaga suatu relationship, saya ingin membahas hal ini secara lebih mendalam. Ya, saya sangat setuju dengan resep pertama dari bapak saya ini, harus bisa percaya dan dapat dipercaya.
Percaya, ketika kita percaya pada seseorang, maka kita tidak akan berpikir macem-macem akan dirinya. Kita akan selalu yakin bahwa dia di sana tidak melakukan hal yang mengecewakan kita. Nah, untuk mendapatkan kepercayaan ini lah yang sulit, bahkan kepercayaan yang selama ini dibangun bisa saja hilang karena satu hal kecil. Jadi jangan sampai menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan.
Lalu selanjutnya adalah dapat dipercaya. Percaya dan dapat dipercaya merupakan dua hal yang tak bisa dipisahkan, ironi sekali ketika dia mempercayai kita tapi kita sendiri tak bisa dipercaya. Jangan sampai hal itu terjadi. Ketika kita sudah diberikan kepercayaan maka kita wajib menjadi orang yang dapat dipercaya. Ketika kita sudah saling percaya dan dapat dipercaya maka automatically the relationship akan damai sejahtera.
Nah Percaya dan dapat dipercaya bukan satu-satunya hal yang musti dijaga dalam suatu relationship. Masih banyak hal lain yang tak bisa saya jelaskan satu persatu di sini.
Percaya dan Dapat dipercaya
Special Moment
Terdorong dari special person, saya pun tergugah untuk menulis lagi. Mungkin kamu tersenyum membaca kalimat pembukaku ini, iya kaann… ngaku??? Hahaha. Jadi, kali ini mau ngomongin apa ya… saya pun tak tau. Ceritain apa aja yang terlintas di pikiran.
Oke, melanjutkan kisah ini cieee… jadi ceritanya besok adalah hari yang penting dalam kehidupan kita cieeh… ada apa tuh? I think you have understood. Tapi bagi pembaca lain pasti bertanya-tanya ada apa di hari itu. Oke saya kasih tau dah… Ya, jadi besok kita akan bertemu secara formal setelah lama kita tak bertemu. Kira-kira kita udah gak ketemu selama 10 tahun, ketemu di sini maksudnya bertemu dengan benar-benar sengaja. Kalau saling mengikuti dari belakang, atau melihat secara sembunyi-sembunyi tidak diitung dalam kategori bertemu ini hehehe. Wah, lama juga ya ternyata…
-cukup-
Gitu doang yang ditulis? Ya gimana, aku bingung mau nulis apa lagi. Yang jelas-aku akhir-akhir ini jadi sering senyum-senyum sendiri. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas semuanya, tanpa Engkau kisah ini tak mungkin jadi sedemikian manisnya ![]()
Terlalu banyak hal manis yang tak bisa aku ceritakan satu persatu. Mengingat masa lalu dan masa sekarang ini seringkali membuatku terharu
Ngambang
Ya, itulah kondisi kita sekarang ini, penuh ketidakjelasan. Aku benar-benar tak mengerti apa yang seharusnya aku lakukan sekarang ini. Aku hanya diam. I don’t know, really don’t know. Aku jadi teringat lirik lagu salah satu band di Indonesia “mau dibawa kemana hubungan kita”
Setelah kejadian semalam, kita jadi tahu kalau kita saling suka, tapi tidak ada yang berubah, kita tak ada kejelasan apa pun. Perbedaannya, sekarang ini kita terang-terangan udah saling tau kalau kita saling suka. Terus gimana??? Saya juga tak tau. Aku juga tak mengerti. Ah sudahlah…
Aku menulis ini bukan berarti aku memintamu untuk berpacaran denganku. Bukan, bukan itu yang kuinginkan. Aku hanya ingin kejelasan, kepastian. Karena jujur saja perasaan saya sekarang sedang gundah, gelisah, gak tenang.
Ya, kamu sudah tau apa yang ku rasakan ke kamu, demikian pula saya juga udah tau apa yang kamu rasakan ke aku. Tapi kenapa perasaan ini masih saja muncul, aku meragukanmu, aku masih saja takut berharap kepadamu. Dan juga, aku takut kehilanganmu, jreng jreng… hua huhuhu.